Pada pertemuan perdana pembahasan kitab Matan Al-Ghayah wa At-Taqrib kami awali dengan muqadimah kitab Ghayatu Taqrib. Namun sebelumnya, ada baiknya kami sampaikan sekilas tentang penulis kitab ini.

 

Abu Syuja adalah seorang alim, Ahli fikih, Imam, dan Syaikh dari Mazhab Syafi'i. Dia adalah pengarang kitab matan fikih yang populer di dalam mazhab Syafi'i yang berjudul Al-Ghayah wa At-Taqrib (Matan Abu Syuja). Namanya adalah Ahmad bin al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani yang dikenal dengan nama Al-Qadhi Abu Syuja' (Bapak para pemberani). Sebutan dan Kunyah Abu Syuja’ disandangkan kepadanya, karena dia adalah seorang ulama yang pemberani dalam menegakkan kebenaran dan tidak takut dengan cacian orang lain di dalam menegakkan keadilan. Ayahnya berasal dari Asfahan, Persia (sekarang Iran) namun dia dilahirkan di Basrah, Irak pada tahun 433 H. Dia belajar dan mengajar fikih Imam asy-Syafi’i di Basrah selama lebih dari 40 tahun kemudian hijrah ke kota Madinah dan wafat disana pada tahun 593 H dalam usia 160 tahun.

 

Matan al-Ghayah wa at-Taqrib; dalam sebagian naskah kitab ini dinamakan dengan “Matan Taqrib”, dan sebagian naskah lainnya dinamakan “Ghayatul Ikhtishar”. Sesuai dengan namanya, kitab ini disusun dengan sangat ringkas, bahasanya tidak terlalu sulit, tidak memuat banyak perbedaan pendapat.